Monday, April 21, 2014

Ini adalah senin seperti senin yang lain, hari seperti hari yang lain, pagi seperti pagi yang lain. Setiap saat adalah waktu-waktu yang tepat untuk memulai. Menyapa tak membuat lemah, berharap tak membunuh. Pun diam. Tak perlu buru-buru, kereta belum berangkat. Tapi bukan berarti tak bergerak. Tapi ini bergerak. Oh, pikiran jangan berkelahi. Tersesat, entah dimana. Disitu dimana kamu merasa.

No comments:

Post a Comment