Saturday, November 16, 2013

Alien's Love Song

Ditulis pas SMA. Karena saya pikir cinta itu universal, siapapun bisa merasakannya. Bahkan alien!

Alien's love song
C
  Those three eyes that you have
F                          Fm
  Is the most beautiful thing that i've ever seen
C
  And your smiling green face
F                           Fm
  Is the sweetest thing that i've ever seen

Em
  None in this galaxy
Am
  Equal with your beauty

C     Bm    Am          G                           F       Fm
  So let me take you through thousand of satelite
C     Bm    Am          G                        F    
  So let me take you through million of asteroid
       Fm                         C
  Together under the ufo light

Those shiny bald head that you have
When i see it, i feel peace inside my soul
Those acid in your smile
Shining, everytime it fall to the ground

The sweetest entire galaxy
Could ever be
None in this galaxy
Equal with your beauty

So let me take you through thousand of satelite
So let me take you through million of asteroid
Together under the ufo light


Kalo mau ngedengerin lagunya, sudah saya rekam entah kapan..

Itu yang suaranya jelek bukan suara saya, beneran! Kok kayak ga percaya gitu!
Oke, itu suara saya..

Gemak-Gemak Bapak

Gemak-gemak itu sekarang sangat lincah. Sudah kuat rupanya. Kalo ingat kemaren lalu, dimana dikurungan itu selama beberapa hari ada gemak yang mati. Mati mengenaskan, terhimpit kawan-kawannya sendiri, sesama gemak sekurungan. Terhimpit saat mereka melewati malam, mendesak ke gemak lain agar mendapatkan kehangatan. Untuk hidup lebih lama lagi? Tidak. Lebih karena mereka tidak suka dingin. Bagaimana hasrat mencari kenyamanan tanpa tenggang rasa bisa membunuh. Tapi mereka gemak. Tidak mengenal tenggang rasa. Saat ada kawan sekandangnya yang mati karena mereka, mereka tetap tak merasa bersalah. Makanpun masih lahap. Mereka gemak. Tak apa-apa.

Gemak-gemak yang bisa melewati hari-hari kelam itu sekarang sudah kuat. Tidak ada lagi gemak mati terhimpit. Proses seleksi hidup di kurungan gemak berjalan rupanya. Menyisakan gemak yang kuat, serta gemak yang beruntung mempunyai kesempatan untuk menjadi kuat. Tapi kuat bukan jaminan untuk terus hidup. Yah, namanya hidup, tidak ada yang tau kapan akan berhenti. Dan beruntungnya mereka, gemak-gemak itu. Umur bukan masalah buat mereka. Pertimbangan mereka untuk hidup adalah apa yang dirasakannya saat itu. Sayangnya dengan pertimbangan seperti itu, daya tawar kehidupan mereka sangat kecil dimasa depan. Kemungkinan besar mereka akan berakhir diwajan. Tak apa-apa. Mereka gemak.

Thursday, November 14, 2013

Memilih Rindu

Hidup itu penuh dengan pilihan, dan kita punya kemampuan penuh dalam memilih pilihan-pilihan yang ada.

Kita, manusia, setiap dari kita adalah satu unit yang punya kebebasan untuk menentukan jalannya. Jadi, jangan sampai merasa melakukan sesuatu karena orang lain. Karena itu bohong. Karena, pada akhirnya kita selalu punya pilihan. Pilihan untuk melakukanya, atau tidak. Iya, masing-masing dari kita adalah satu.

Kita, manusia, masing-masing dari kita tidak hidup sendiri. Kita hidup bersama. Saya, kamu, dan manusia-manusia lain, serta entitas-entitas lain, juga ada di dunia ini. Berbagi, dan terhubung. Tindakan tindakan atas pilihan yang diambil, akan dirasakan juga oleh unit lain, manusia lain. Yang mereka, juga punya kebebasan penuh untuk menentukan tindakannya, mengambil pilihannya, atas apa yang dirasakannya. Semua saling terhubung, yang membentuk kesatuan. Iya, masing-masing dari kita adalah sebagian.

Seperti sekarang. Atas adanya kamu yang juga berbagi dunia dengan saya. Atas tindakanmu, jauh maupun dekat, dalam rentang waktu sebelum ini. Atas itu, saya merasakan ini. Dan atas ini, saya mengaku rindu. Rindu yang tidak seberapa, karena pada akhirnya saya memilih untuk tetap merindu, dari pada berusaha berdiri diantara celah waktu untuk bertemu kamu. Tapi iya, rindu ini benar-benar ada.