Malam, kelam mencengkeram, dengan bayang bayang yang terekam, sirna dunia. Gores menggigit, luka luka penuh tanya. Dan dia menggenggam erat, dia menggenggam pekat. Serta rindu yang disimpan dalam peti yang berkarat, meronta cepat. Sial, pagi masih lama.
No comments:
Post a Comment